“Sometimes,
people finding answer just to clear anything in mind but they do not realize
how it only proceed God, it only bring tears, bring the truth that should not
have been revealed.”
Terkadang, manusia
mendahulukan takdir Tuhan hanya untuk mencari tahu kebenaran-kebenaran yang
selama ini hanya ada dalam prasangkanya. Namun, ketika dia tahu ternyata apa
yang selama ini ada dalam pikirannya adalah benar, dia tak sadar. Dia sama
sekali tak sadar betapa semua yang dia lakukan hanyalah menjemput luka. Menjemput
lukanya sendiri. Menguak kenyataan yang tak seharusnya terkuak, menimbulkan
hal-hal yang seharusnya terbenam selamanya; sampai semua kenyataan itu berubah
hanya menjadi lelucon garing yang kelak kita tertawakan ketika tua nanti.
Dia tak sadar, sama sekali tak sadar denga
rasa ingin tahunya yang berlebihan. Semua hanya memperkeruh, membuka kembali
luka lama yang nyaris kering, menghadirkan kembali kenangan yang haya merusak
keindahan saat ini.
“There
are some truth that should not have been opened, if it only tears the pain that
almost dries”
Ada hal-hal yang
sebaiknya disembunyikan. Di simpan baik-baik pada sebaik-baik wadah. Entah itu
dalam sebentuk doa-doa di sujud-sujud
panjang seperytiga malam-Nya atau dalam dialognya dengan dirinya sendiri.
Seseorangg tak perlu
membukanya secepat itu. mendahulukan Tuhan; karena Tuhan tentu memiliki
cara-Nya; cara yang lebih baik dalam memperjelas semua.


Komentar
Posting Komentar