Langsung ke konten utama

Postingan

Unggulan

Vanilla Aku pikir aku bisa menahan untuk tidak menulis tentangnya, dan bertekad meluapkan semuanya ketika kami sudah menikah nanti. Tapi sekarang, rasanya aku benar-benar ingin menulis segala hal tentangnya. Dia laki-laki yang menemukanku dalam gelap, ketika semua orang hanya melihatku sebagai orang yang hidup tanpa beban, tertawa lepas tanpa dosa, atau sebutan lain yang mengatakan aku seolah seorang anak kecil yang hidup nya jauh dari kata ujian. Entah kenapa (sekarang) aku spontan tertawa, saat aku bertanya pada diriku sendiri hal pertama apa yang aku ingat darinya, kurus. Hahaha  Secara fisik, dia lumayan tampan (setidaknya itu juga yang dikatakanya akhir-akhir ini tentang dirinya sendiri). Geer memang, tapi aku mengakuinya.  Dia cukup tampan jika penerangan tak cukup terang (haha), juga ketika dia mengenakan kemeja berwarna biru cerah, atapupun merah. Hm, dia cukup tampan mengenakan apapun. Aku cukup kuat menahan diriku untuk tidak berteriak histeris ke...

Postingan Terbaru