Mama itu 'sosok manusia' paling hebat yang Pernah Allah ciptakan dalam keluargaku. Mama bukan sosok ibu sempurna yang punya pendidikan tinggi, bukan seorang ibu yang memiliki aktifits padat diluar seperti mengisi acara-acara yang jelas memiliki manfaat untuk masyarakat banyak, bukan sosok ibu yang punya nama besar di lembaga-lembaga umum. Bukan, mama sama sekali bukan seorang ibu yang hebat dengan gelar 'jawara' di mana-mana.
Sepintas, mama seperti 'ibu-ibu' pada umumnya. Suka 'ngomel', cerewet, suka 'nyangkut' jika bertemu ibu-ibu lainnya, suka 'nitip pesen' macam-macam jika hendak pergi ke suatu tempat (sedekat apapun tujuannya), suka ribet jika lupa menaruh sesuatu dan menimpakan kesalahan pada anak-anaknya yang 'innocent', suka ngeluh jika uang belanja kurang, suka 'ribet' jika salah satu anaknya bikin ulah, 'kepo' sama urusan anak, dmbl. (silahkan ditambahkan sendiri karakter ibu-ibu yang kamu tahu). Tapi mama dengan kehebatannya; memerankan dua peran ganda sekaligus yaitu menjadi seorang Ibu dan Ayah selama bertahun-tahun, tak letih mengangkat tangan tinggi-tinggi dan memohon pada Allah agar aku berhasil, tersenyum dengan garis wajah 'tulus' yang tak terukur ketika aku enggan untuk tersenyum, menjadi tempat untuk bersandar ketika yang lain tak peduli, menaruh harap bahkan ketika aku letih untuk sekedar bermimpi.
Mama itu memang sosok 'terhebat' tanpa embel-embel nama besar ataupun kesempurnaan lain yang menjanjikan. Mama dengan segala kekurangannya, begitu kuat berjuang.
Buat Mama,
Aisyah
Aku bangga jadi anak mama.
Tetep berjuang untuk adik-adik, ya ma..
Aku sayang mama,


Komentar
Posting Komentar