Everybody changes.

Begitupun aku. Meski mungkin, sebenarnya aku tak benar-benar berubah. Seperti vas kramik yang sudah retak, aku hanya mengubah tampilan luarnya. Memberinya pernis, mengecatnya ulang, menggambar nya dengan nuansa yang lebih segar. Agar tampak kokoh, aku menjajarkannya di etalase paling depan, di bawah cahaya neon kuning terang, di jejeran keramik tua berdebu. Semacam permainan psikologi,  aku hanya mengakalinya untuk membuatnya terlihat lebih menarik.

Tentang berubah, setahun ini aku hanya concern bagaimana caranya agar aku tidak mudah tumbang. Bertahan dengan 'keakuanku' tanpa sekalipun peduli bahwa manusia juga butuh bergerak dan berlari.

Masalah prinsip, aku butuh seribu kali revisi. Mungkin. Setidaknya aku mengalami perubahan sudut pandang, setelah mengalami banyak hal lalu (terlalu dini) menyimpullan dan mengambil sikap.

Setidaknya, sebagai manusia yang memanusiakan diri, aku tahu sampai batas mana pertahananku.

Tak terhitung aku bertindak dengan ego dan mengabaikan hak orang di sekelilingku. Juga dalam perjalanan usiaku yang mulai memasuki seperempat abad, aku belum mencapai kematangam yang sempurna. Tapi setidaknya, dalam kadar kemampuanku, aku berusaha untuk tidak stuck pada satu titik saja.

Komentar

Postingan Populer