Tak ada yang benar-benar baik.
Tak ada yang benar-benar kuat.
Tak ada yang benar-benar sempurna.
Bahkan ikhlas ...

Semua orang memiliki standar. Penilaian masing-masing, sudut pandang yang beda, kacamata yang tak akan persis sama.


Sampai sekarang,
Semakin hari aku menemukan hal baru dari orang-orang di sekitarku, semakin aku merasa aku begitu bodoh dan naif.
Menyelami perasaan masing masing orang begitu rumit, kompleks, bercabang dan memusingkan.

Aku tak pernah benar-benar berada pada sudut atau sisi orang yang aku anggap aku begitu mengenalnya.

Ada penerimaan di dalamnya. Juga sudut di mana aku mungkin akan ditolak. Bahkan dibuang.

Dalam titik ini, menerima diri sendiri sebagai teman satu-satunya yang mengerti, menjadi semacam kekuatan yang membuatku terus bergerak maju.

Komentar

Postingan Populer