Aku Mencintainya Tanpa Pernah Aku Tahu Alasannya

Aku bisa saja berhenti bernafas hanya untuk merasakan kehadirannya, melihat punggungnya membelakangiku dengan komputer yang memutar alunan musik yang tak familiar di telingaku. Aku, sungguh ingin berhenti sejenak untuk melihat 'kesehariannya' untuk kemudian terus kuputar berulang-ulang semua adegannya yang tampak begitu 'membosankan'.

Entah, bagaiman kubuat alasan untuk mencintai sosok yang hanya menyita sedemikian kecil waktu yang kumiliki. Entah, bagaimana carnya menjelaskan hal se-absurd ini; menyimpan 'rekamannya' dalam benak meski durasinya tak sampai lima menit.

Begini egois; aku mampu merekayasa alasan-alasan konyol menjadi tampak begitu masuk akal begitu hati kecilku mempertanyakan alasanku atas harapanku untuk menjadi miliknya.

Kelonggaranku dalam membiarkannya masuk dalam celah-celah pikiranku mengubah sosoknya tak lagi sama Aku biarkan hatiku sejenak bersandar di bahunya diam-diam untuk kemudian sekelumit lelahku pada hari itu berlanjut pada hari-hariku selanjutnya. Aku jatuh cinta tanpa tahu alasannya.

Jakarta, 13 September 2013

Komentar

Postingan Populer